lembaga kesejahteraan sosial morobayat

LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL MOROBAYAT, SULAP SERAT DAUN NENAS JADI PRODUK UNGGULAN DAERAH

Lekas-obat, Limbah daun nenas merupakan limbah yang banyak ditemukan  di lokasi perkebunan nenas Kecamatan Passi Barat. Kalau diamati, rata-rata petani nenas suka membuang begitu saja daun nenas tersebut saat panen buah nenas.

Rum Pondabo petani nenas asal desa Wangga, mengaku daun nenas tersebut biasanya di potong kecil-kecil saat bersamaan dengan panen buah nenas. Saya sendiri biasanya menggunakan mesin potong rumput untuk memangkas daun nenas, biar cepat selesai pekerjaannya ungkap rum saat di temui awak media dirumah tinggalnya.

Berangkat dari kebiasaan petani ini, oleh lembaga kesejahteraan sosial morobayat maka limbah daun nenas itu coba dimanfaatkan dengan melakukan inovasi   membuat berbagai produk unggulan daerah berbahan dasar serat nenas. Felni Mokodompit selaku tim kreatif lembaga kesejahteraan sosial Morobayat, menjelaskan tim kami membuat berbagai aneka produk serat nenas, yang sudah ada saat  ini kain untuk dibuat baju, tas-tas dengan berbagai variasi mode kekinian.

produk serat daun nenas

Kami membeli secara langsung serat-serat daun nenas tersebut ke petani seharga 20.000/kg.  Melalui sejumlah tahapan serat-serat itu kami olah menjadi benang-benang yang siap menjadi bahan baku pembuatan tas atau kain. Kami sudah pasarkan semua produk itu di website resmi lembaga kami lekas-obat.org, ungkap felni.

Terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kab. Bolang Mongondow mengaku senang dengan kehadiran produk-produk serat nenas tersebut, kami akan mendukung penuh kegiatan itu. Ketua lembaga kesejahteraan sosial morobayat mengharapkan kebutuhan lembaga dapat dialokasikan dananya dalam APBD Kabupaten Bolaang Mongondow.

Kami berharap, kegiatan pemberdayaan masyarakat itu bisa terus berlanjut, sehingga bisa membangun brand baru produk unggulan daerah. (SM)

Write a comment